Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Maret 2011

Pengaturan Skor Bola Masuk Kategori Korupsi

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, M Amari, menyatakan, dimasukannya pengaturan skor bola dalam RUU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), diharapkan bisa memperbaiki kondisi persepakbolaan di tanah air.
"Kita harapkan bisa memperbaiki sepakbola Indonesia. Jadi bila ada orang yang melakukan pengaturan skor seperti itu, bisa dilaporkan. Itu bisa dikenai kasus korupsi," katanya, di Jakarta, Selasa (15/3).

Ia menambahkan, dimasukkannya judi bola dalam RUU itu, berdasarkan konvensi PBB. "Ada penambahan segi hukum dan wilayah yurisdiksi bahwa suap semua judi bola, termasuk korupsi," katanya.

Dikatakannya, dalam undang-undang lama, judi bola yang dilakukan pihak swasta, bukan termasuk korupsi.

Ia menyebutkan, nantinya di dalam RUU itu, pihak swasta yang terlibat pengaturan skor juga bisa dikenakan korupsi.

"Suap di swasta itu seperti pengaturan skor, yang dihubungi biasanya kaptennya. Lalu kedua kapten kesebelasan diberi uang untuk merealisasikan sesuai pesanan," katanya.

Ia mengatakan, usulan tersebut, berasal dari pemerintah. "Sekarang RUU itu, sudah di Sekretaris Negara dan tidak lama lagi akan dilimpahkan ke DPR," katanya.

Saat ditanya dikeluarkannya RUU itu terkait dengan kisruh PSSI, ia membantah. Hal itu tidak ada hubungan dengan kisruh di PSSI.*(sumber:ant)
Share:

Sabtu, 12 Februari 2011

Jadwal Liga Primer Indonesia Pekan Ini

Kompetisi Liga Primer Indonesia telah berusia sebulan lebih. Pekan ini, LPI merilis ada sembilan pertandingan digelar. Empat pertandingan di antaranya disiarkan langsung oleh stasiun televisi Indosiar dan Trans TV.

Siaran langsung terdiri dari pertandingan Solo FC melawan Bogor Raya (Indonesiar) pukul 15.00 WIB, Sabtu (12/2/2011). Diteruskan oleh pertandingan Persema Malang menjamu Tangerang Wolves (Trans TV) pukul 19.00 WIB. Sehari berikutnya, Minggu (13/2/2011) siaran langsung pertandingan Semarang United menjamu Bali Devata (Indonesiar) pukul 15.00 WIB. Disusul laga Jakarta FC melawan Cendrawasih Papua (Trans TV) pukul 19.00 WIB.

Sayangnya, Persebaya 1927 pekan ini batal bertanding. Rencananya, klub yang diasuh pelatih Aji Santoso ini bertanding hari Minggu (13/2/2011). Klub yang bakal dihadapi adalah XXX (klub ke-20 LPI). Namun karena pihak LPI belum menentukan klub tersebut, Persebaya pun batal bertanding.
Share:

Senin, 20 Desember 2010

Media Singapura Salahkan Liga Indonesia

Media Singapura, The New Paper, mengambil kesimpulan Superliga Indonesia (ISL) telah merampas peluang timnas mereka menjuarai Piala AFF 2010. he New Paper menghimpun sejumlah pendapat dari beberapa pengamat sepakbola di negara kepulauan itu. Kesimpulannya, para pemain yang merumput di Indonesia cenderung tidak tampil kompetitif saat bergabung di timnas.

Delapan pemain timnas Singapura mencari nafkah di Indonesia, yaitu Noh Alam Shah, Muhammad Ridhuan, Baihakki Khaizan, dan Mustafic Fahrudin yang menjalani musim kedua. Sedangkan empat pemain lain menyusul, yaitu Precious Emuejeraye, Shahril Ishak, Khairul Amri, dan Agu Casmir.

Alasan pertama, demikian bekas pelatih Tanjong Pagar Tohari Paijan yang mengikuti perkembangan ISL, karena kompetisi negara tetangga mereka itu tidak dikelola secara profesional.

"Terkadang jadwal pertandingan dibatalkan dan tim tidak mengetahui kapan pertandingan berikutnya, jadi bagaimana pemain bisa berlatih dengan benar?" ujar Paijan.

Salah satu contoh adalah sayap Muhammad Ridhuan yang bermain untuk Arema Indonesia. Ridhuan mencetak lima gol dalam delapan pertandingan bersama klubnya, tetapi melempem ketika tampil di Piala AFF. Pemain berusia 26 tahun itu dianggap terlalu lelah mengikuti turnamen sekelas Piala AFF. Tidak hanya Ridhuan, Baihakki, Emuejeraye, Casmir, Amri, serta Alam Shah dianggap tidak tampil memuaskan.

Alasan kedua, karena para pemain Singapura lebih memilih klub ketimbang timnas. Hal ini berdasarkan pendapat Kadir Yahaya, yang pernah menjadi asisten pelatih Pelita Jaya.

"Para pemain takut cedera karena kalau kembali ke klub dengan kondisi cedera, manajemen klub tak segan memulangkan pemain asing," tukasnya.

"Di ISL Anda dapat merekrut dan memecat pemain asing di tengah musim dan ini bisnis yang bergeliat di sana. Banyak agen pemain menanti kesempatan menawarkan pemain asing ke klub-klub."

Alasan terakhir, akibat bermain di Indonesia membuat para pemain Singapura besar kepala dan merasa sudah jadi bintang.

"Tentu saya ingin bermain lebih lama. Sehabis latihan segalanya bersih karena saya tidak menenteng sepatu atau pakaian kotor. Saya dikerumuni fans dan benar-benar seperti pesepakbola profesional betulan. Siapa yang tidak mau seperti ini?" ujar Baihakki suatu ketika.

Alam Shah mau menghabiskan 15 menit berfoto bersama fans, sedangkan Ridhuan dikenal sebagai R6 selayaknya Cristiano Ronaldo dengan sebutan terkenalnya, CR7.

"Mereka baru bermain di Indonesia, tapi sudah merasa bermain untuk Barcelona," ujar sumber The New Paper.

Sumber lain mengatakan, "Setelah meraih status bintang, mereka pikir mereka pemain besar dan tidak perlu bekerja keras dalam pertandingan."

"Ketika Fandi Ahmad bergabung dengan FC Groningen, ada dampak positif bagi timnas karena dia menjadi pemain yang lebih baik. Saya kira ini tidak terjadi pada mereka yang merumput di Indonesia."

Berkebalikan dari ucapan pelatih Raddy Avramovic yang mendukung hijrahnya pemain Singapura ke Indonesia, The New Paper menyimpulkan hal terakhir yang diperlukan sepakbola Singapura adalah pemain lain yang bergabung ke ISL.(goal.com)
Share:

Senin, 03 Mei 2010

Direktur Teknik = Pecat secara Halus

PENERAPAN tugas dan fungsi direktur teknik dalam beberapa tim mulai tidak sesuai dengan teori. Meski sebenarnya masih bertugas memberikan masukan kepada tim amatir maupun profesional, tugas tersebut justru tak berjalan seutuhnya dalam beberapa tim.

Karena itu, muncul penilaian bahwa pelatih yang digeser menjadi direktur teknik tak lebih dari dipecat secara halus. Danurwindo di Persebaya dan Subangkit di Persema adalah contohnya. Subangkit pun mengakui bahwa dirinya memang dipecat secara halus.

''Tapi, saya tetap memantau perkembangan tim di ISL dan tim-tim amatir di kompetisi internal Pengcab PSSI Malang,'' ujar Subangkit.

Setelah menjadi direktur teknik, ruang gerak mantan pelatih Persekabpas Pasuruan tersebut memang sangat terbatas. Karena itu, dia jarang memberikan masukan kepada tim ISL dan amatir. Kalaupun ada, itu dilakukannya tidak secara langsung. Dia memberikan masukan kepada tim berjuluk Laskar Ken Arok tersebut melalui manajer Persema Hadi Santoso. ''Secara langsung memang tidak mungkin. Lagi pula, Persema kan sudah memiliki pelatih sendiri,'' ucapnya.

Di sisi lain, Subangkit menyatakan belum pernah memberikan masukan kepada tim amatir. Meski demikian, dia siap memberikan masukan kepada tim amatir sekalipun jika memang dibutuhkan.

Terlepas dari itu, Subangkit mengakui bahwa nasibnya pada musim ini tak jauh berbeda dari yang dialami Danur -sapaan Danurwindo- di Persebaya. Manajemen Persebaya atau Danur memang menyatakan bahwa di antara mereka masih ada keterikatan.

Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar sempat menyatakan bahwa Danur diberi cuti dua pekan sebelum bertugas sebagai direktur teknik. Tapi, ungkapan tersebut tak terbukti. Danur masih juga "cuti", meski dua pekan yang dimaksud sudah berkembang sampai tiga bulan. Meski demikian, manajemen tetap mengklaim bahwa Danur masih terikat kontrak. ''Danur memang masih terikat kontrak dengan kami,'' tegas Cholid Ghoromah, asisten manajer Persebaya.

Kenyataannya, tak bisa dimungkiri bahwa pesepak bola kelahiran Kutoarjo Jateng itu tidak memiliki ruang gerak. Bahkan, sejak posisinya sebagai pelatih digantikan Rudy William Keeltjes Februari lalu, Danur tak pernah lagi terlihat bersama Persebaya atau berada di lingkungan Pengcab PSSI Surabaya. Ketika dihubungi, mantan pelatih timnas Primavera tersebut selalu berkelit dengan menyatakan bahwa dirinya akan kembali hadir jika sudah waktunya.
Share:

Rabu, 10 Maret 2010

PSSI Bojonegoro Pro KSN

Pengcab PSSI Bojonegoro mengaku siap mendukung penuh kegiatan Kongres Sepakbola Nasional (KSN) di Malang akhir Maret atau awal April 2010 mendatang.

Walaupun belakangan ini Ketua Umum Pengda PSSI Jatim Haruna Soemitro berniat menggagalkan KSN dengan berbagai alasan. Tetapi hal itu tidak menyurutkan tekad PSSI Bojonegoro mendukung KSN itu.

Ketua Pengcab PSSI Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar menyebutkan, sejauh ini secara resmi PSSI belum mendapatkan surat. "Namun, secara pribadi saya sagat apresiasi dan mendukung dilaksanakannya KSN di Malang itu," katanya.

Sebab, dengan tujuan awal membangun kembali PSSI lebih baik dan memajukan persepakbolaan nasional, maka tidak ada alasan untuk menolak KSN. "Semoga nantinya lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya dan tidak hanya koar-kora belaka," tegasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0813 Citra Panca Yudha Jaya Bojonegoro itu menegaskan, pihaknya juga meminta reformasi di tubuh PSSI ke depan tidak hanya wacana belaka. "Sejauh ini baru sebatas omongan saja, belum ada aktivitas nyata," tambahnya.

Dengan reformasi itu diharapkan akan terjadi prestasi di lapangan maupun luar lapangan. Prestasi di lapangan, sepakbola Indonesia semakin maju dan prestasi manajemen di luar lapangan semakin baik. "Itu harapan semua insan sepak bola di Indonesia. Memang sudah waktunya reformasi itu," sambungnya.

Taufiq menjelaskan, pihaknya sejak lama telah menyoroti kinerja wasit yang terkadang berat sebelah dalam memimpin jalannya pertandingan. Jelas-jelas itu merugikan salah satu tim yang menginginkan pertandingan berjalan menarik tanpa adanya campur tangan pihak ketiga.

"Kalau wasit adil, maka kalah menang itu tidak ada masalah," tegasnya.

Walaupun mendukung penuh KSN, pihaknya masih menunggu keberadaan surat dari pusat mengenai penyelenggaraan kegiatan tersebut. "Kami tegaskan bahwa KSN bagus untuk peningkatan mutu sepakbola Indonesia," kata Taufiq yang juga manajer Persibo Bojonegoro itu

Share:

Jumat, 05 Maret 2010

Bidik Direktur Teknik Mantan Bintang Belanda

PSSI memilih pelatih baru untuk tim nasional (senior). Dia adalah Alfred Riedl. Sebelumnya, pria asal Austria itu menangani timnas Laos dan Vietnam. Riedl di­pilih untuk menggantikan posisi Benny Dolo.

Kontrak Bendol -sapaan akrab Benny Dolo- sejatinya habis Januari lalu. Namun, dia dipertahankan untuk laga terakhir Indonesia dalam ajang Pra-Piala Asia melawan Australia. Ternyata, dalam laga pemungkas itu, skuad Merah Putih kalah 0-1.

Kekalahan tersebut melengkapi prestasi buruk Indonesia yang sama sekali tidak pernah menang dalam babak kualifikasi. Alhasil, Indonesia untuk kali pertama gagal melaju ke putaran final Piala Asia sejak 1996.

Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes memastikan bahwa Riedl segera dikontrak. ''Kesepakatan dilakukan dalam waktu dekat,'' katanya di Jakarta kemarin (4/3). Ha­nya, dia tidak mengungkapkan durasi kontrak tersebut. Selain menangani timnas senior, Riedl bertanggung jawab membesut tim Indonesia U-23.

Tiga agenda yang bakal diikuti timnas tahun ini adalah Pra-Kualifikasi Piala Dunia 2014, Pra-Olimpiade 2012, dan Piala Suzuki AFF 2010. Target yang diusung adalah lolos ke kualifikasi Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2012. Selain itu, PSSI membidik target menembus final Piala AFF.

Timnas juga harus bersiap menyambut SEA Games 2011 yang dihelat di kandang sendiri. Jauh-jauh hari PSSI menegaskan bahwa tim sepak bola harus meraih emas dalam pesta olahraga bangsa Asia Tenggara itu.

Selain Riedl sebagai pelatih, PSSI akan mencari seorang direktur teknik. PSSI telah mengajukan proposal kepada KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda). Hasilnya, KNVB menyodorkan nama Rudolf Jozef Krol. Dia adalah mantan pemain dan kapten timnas Belanda yang sekarang melatih klub Afrika Selatan (Afsel) Orlando Pirates.

Sementara itu, asisten pribadi Riedl, Pikal Wolfgang, terkejut saat dikonfirmasi terkait kepastian Riedl menjadi pelatih timnas Indonesia. ''Baru lima menit lalu saya berbicara dengan Riedl, tapi belum ada kepastian kontrak. Saya juga menanti kabar dari PSSI,'' ujarnya.

Sebelumnya PSSI menjanjikan memberi keputusan awal Maret, sehingga timnas bisa memulai latihan bulan ini juga. ''Kalau seperti ini, mungkin timnas baru terbentuk April. Kami harus mengawali dengan seleksi lebih dulu,'' ungkap Pikal.

Pada kongres di Bandung, 15-16 Januari, PSSI merencanakan timnas sudah terbentuk Maret ini. Namun, rencana itu, tampaknya, sulit terwujud. Alih-alih mengumpulkan pemain dan berlatih bareng, kontrak Riedl belum beres. Mantan pelatih Vietnam dan Laos itu bahkan belum nongol di Jakarta.

Lepas dari itu, Riedl terbilang belatih kaya pengalaman. Dia sudah malang-melintan bersama banyak klub. Mantan pemain timnas Austria itu juga beberapa kali menangani timnas. Selain Vietnam dan Laos, dia pernah mem­besut Palestina dan Liechtenstein.

Share:

Jumat, 08 Januari 2010

Dapat Sponsor dan Tayang Langsung

Divisi Utama 2009-2010 bergulir sejak 25 November lalu. Di tengah perjalanan, Divisi Utama mendapatkan dua hal baru. Salah satunya, mendapatkan sponsor utama. Hal lainnya, beberapa pertandingan kompetisi kasta kedua negeri tersebut akan disiarkan secara langsung.

"Kami jelas bersyukur. Sebab, ketika kompetisi sudah berjalan, sponsor masih mau masuk. Itu tentu menjadi nilai positif bagi perjalanan Divisi Utama," kata Direktur Utama Graha Indisport (GIS) Herman Ago selaku promotor Divisi Utama 2009-2010.

Perusahan minuman berenergi Extra Joss menjadi sponsor Divisi Utama. Ikatan kerja sama tersebut se­cara resmi dipublikasikan kemarin (7/1). Extra Joss akan menjadi sponsor utama selama semusim.

Sayang, promotor, PT Liga Indonesia, maupun Extra Joss enggan membuka nilai kontrak. Herman me­nye­butkan bahwa nilai kontraknya mampu me­nutup 65 per­sen kebutuhan pembiyaan kompetisi. "Yang jelas, ma­suk­nya Extra Joss sangat mem­ban­tu kami. Sebagai ben­tuk kerja sama, kami meng­­ubah titel kompetisi Di­visi Utama menjadi Liga Joss Indonesia," jelas Herman.

Selain menjadi titel kompetisi, Extra Joss men­dapat kompensasi lainnya. Di antaranya, namanya akan terpasang di bagian dada setiap kostum kon­testan Divisi Utama. Selain itu, Extra Joss berhak me­ngisi lima aboard di sisi lapangan tempat pertandingan.

"Meski nama Extra Joss tertera di dada, klub tetap diperbolehkan memasang nama sponsornya di bagian dada. Sebab, beberapa di antara mereka kan sudah mendapatkan sponsor lebih dulu," ungkap CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.

Selain mendapatkan sponsor, Divisi Utama bakal ditayangkan secara langsung. Ada 36 pertandingan yang akan ditayangkan secara langsung oleh AnTV. Di antara jumlah tersebut, sekitar 15 pertandingan babak reguler akan disiarkan langsung. (fim/ko)


Share:

Rabu, 06 Januari 2010

Jaga Kans Lolos Putaran Final

Tim nasional (timnas) Indonesia masih punya peluang lolos ke putaran final Piala Asia 2011. Meski, kans tersebut sangat tipis.

Salah satu syaratnya, Pasukan Garuda -julukan timnas Indonesia- harus bisa mengalahkan Oman pada pertandingan Pra-Piala Asia 2011 grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, malam ini (siaran langsung RCTI mulai pukul 18.30).

Seri apalagi kalah akan langsung mengubur tradisi Indonesia yang selalu lolos putaran final Piala Asia sejak 1996. Berarti pula, Bendol -sapaan karib Benny Dolo, pelatih timnas Indonesia- menjadi pelatih yang gagal melanjutkan tradisi timnas menuju putaran final even sepak bola empat tahunan bangsa-bangsa Asia tersebut.

Jika pun menang, belum tentu pula timnas Indonesia bisa melenggang ke putaran final di Qatar. Hasil laga di waktu yang sama, Kuwait kontra Australia, di Stadion Kuwait, S.C. Stadium, sangat memengaruhi kelolosan Bambang Pamungkas dkk. Jika dua tim itu menuai hasil seri, Indonesia tak bakal melangkah ke putaran final.

Nasib Oman juga berada di ujung tanduk. Laga tersebut sekaligus menentukan peluang tim besutan pelatih asal Prancis Claude Le Roy tersebut ke Qatar. Oman juga butuh kemenangan.

"Dilihat besok (hari ini, Red) bagaimana mainnya. Kalau menang, ya harus menang (dengan gol) banyak," kata Bendol.

Bahkan, secara terang-terangan, dia menilai bahwa laga lain di grup B bakal lebih kompetitif. Menurut dia, Australia dan Kuwait memiliki peluang lebih besar untuk maju ke putaran final karena perolehan nilai yang lebih baik. Saat ini, keduanya sama-sama mengumpulkan tujuh poin dari empat pertandingan yang sudah dijalani. Sementara itu, Oman berada di posisi ketiga dengan empat poin dan Indonesia sebagai juru kunci dengan tiga poin.

Banyaknya persoalan yang menerpa timnas Indonesia, mulai cedera pemain hingga beberapa pemain yang datang terlambat ke pelatnas, membuat Bendol hanya berharap agar anak didiknya memiliki bekal psikologis yang lebih baik daripada lawan karena main di kandang. Beberapa pemain yang menuai cedera selama persiapan akhir itu, antara lain, M. Ridwan, Budi Sudarsono, dan Isnan Ali. Pemain pilar Boaz Solosa sempat mangkir dan baru bergabung tiga hari terakhir.

"Saya ingin mereka menunjukkan semangat juang yang sama seperti saat melawan Kuwait. Mereka juga harus bisa menjaga emosi saat di lapangan sehingga tidak sampai merugikan tim," ujar Bendol.

Salah satu modal yang membuat Bendol optimistis adalah keberhasilannya menahan imbang Oman pada laga tandang 19 Januari lalu. Hanya, Bendol juga tak bisa menutup mata bahwa saat itu Oman baru saja melakoni final Piala Teluk dan berhasil menjadi juara hingga tak bisa menurunkan kekuatan penuh.

Bendol juga tak menutup-nutupi kekhawatirannya setelah melihat kualitas dan materi pemain yang dimiliki Oman. "Saya harus siap menghadapi Oman yang memiliki fisik dan kualitas individu yang lebih unggul," ujar pria yang menjabat direktur teknik Persija Jakarta itu.

Saat menghadapi Kuwait pada 18 November lalu, timnas Indonesia unggul lebih dahulu melalui gol yang dicetak Budi Sudarsono. Sayang, Kuwait menyamakan kedudukan kemudian.

Di lain pihak, pelatih Oman Claude Le Roy juga tak kalah optimistis. "Para pemain sangat antusias karena pertandingan itu adalah penentuan langkah selanjutnya bagi kami untuk lanjut atau tidak," ucapnya.

Share:

Rabu, 18 November 2009

Berakhir dengan Kemenangan

BANDUNG - Tim Nasional (timnas) Indonesia boleh saja gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-19 2010. Tapi, hasil itu tak membuat Syamsir Alam dkk kendor dan pasrah.

Malah, mereka mengakhiri babak penyisihan grup F di Stadion Jalak Harupat, Kab Bandung, dengan apik. Tim besutan Cesar Payovich Perez tersebut merangsek ke peringkat ketiga klasemen akhir dengan menumbangkan Hongkong 4-1 (2-1) kemarin malam (17/11).

Alam mengawali kemenangan Indonesia dengan mencetak gol tepat pada menit pertama babak pertama. Saat itu, lapangan diguyur hujan. Gol kedua kembali disumbangkan pemain bernomor punggung 10 tersebut pada menit ke-37.



Kemenangan Indonesia kian mutlak dengan dua sumbangan gol dari Abdul Rahman Lestaluhu pada menit ke-54 dan ke-89. Cesar sangat puas dengan kemenangan anak didiknya itu. "Ini hasil terbaik. Setelah bisa memenangkan pertandingan melawan Taiwan, anak-anak kian percaya diri," ujarnya.

Setelah memimpin 4-1, Cesar tak mau mengambil risiko dengan menambah poin. Dia mengubah strategi dengan menarik Alam ke belakang dan menerapkan pola 4-4-1-1. Ternyata, strategi tersebut berhasil. Indonesia tetap memimpin 4-1 sampai pertandingan selesai.

Alam juga cukup gembira dengan kemenangan itu. "Saya tak menyangka, gol bisa didapat awal sekali. Dukungan masyarakat Indonesia yang membuat saya bisa tampil optimal," ungkapnya.

Meski gagal ke putaran final, Cesar tak mau menghentikan program latihan di Uruguay. Dua tahun belum ideal untuk memoles seorang pemain sampai matang. Lagi pula, berdasar perjanjian dengan PSSI, dia diberi wewenang sampai empat tahun ke depan untuk mematangkan Syamsir Alam dkk. "Mereka masih 17 tahun, lho. Lawan-lawan sudah berusia satu atau dua tahun di atas anak-anak," katanya.

Dia cukup menyadari bahwa masih banyak lini yang harus diperbaiki setelah kembali ke Uruguay. "Terutama persoalan finishing. Kekuatan lini depan kadang kurang bisa mengeksekusi bola dengan baik," jelasnya.

Menurut Cesar, hasil yang semakin baik tersebut juga dipengaruhi kehadiran suporter Indonesia di stadion. Pada awal pertandingan, anak didiknya gugup. Sebab, dua tahun berguru di Uruguay, anak asuhnya tak mendapatkan dukungan saat mengikuti kompetisi. (vem/diq)

Share:

Sabtu, 03 Oktober 2009

Raw Return Group division

JAKARTA - geographical factor is not the only consideration grouping territorial division soccer competition Liga 2009-2010. PT Liga Indonesia (PT LI) would instead focus on the business of maximizing the number of spectators in the stadium.

Understandably, last season the number of spectators in the stadium were considered less maximal. "The clubs in the Liga small area and has a limited mass. Attendance at the stadium was not optimal if the division remained enforced in the same group," said Joko Driyono, CEO of PT League, in Jakarta, yesterday (2 / 10).

Men's Ngawi origin model in clubs such as PSS Sleman Jogjakarta, PSIM Jogjakarta, and Persiba Bantul. In the province of only 3186 square km area with a total population of less than four thousand inhabitants, these clubs have to scramble audience. "Especially if the same schedule, the stadium could be not optimal," said Joko.

In the list of participants Liga, real PT LI did not bother to share the region if based on the geographical game. Among the 36 clubs, participants are categorized into three groups. Each group occupied 12 teams. Incidentally, geographically clubs in Sumatra amounted to 12 if the PS remains a participant Banyuasin Liga. Group II filled the clubs in the province of Central Java, Banten up. While group III filled clubs in East Java as Persibo Bojonegoro to the club in the eastern region.

On the other hand, PT LI hoped that the clubs ready to level up Indonesia Super League (ISL). "Because, in a geographic ISL is not considered," said Joko. However, competition for the contestants second caste football ground water was not too surprised, it really does not randomize the distribution of the club.

"For example, it is impossible Persidafon Dafonsoro club joined the group in Sumatra. Or, conversely, the clubs in northern Sumatra was with the clubs of East Java," explained he.

However, until yesterday, Joko could not meet managers to ensure implementation. He simply stated that the kickoff would Liga back until November. In the simulation PT LI, real time later on 18 November. However, at that time, Kuwait in Indonesia entertain Main Stadium Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. The solution, PT LI considering the implementation kickoff time between 17 or 25 November. (vem / diq)

Share:

Senin, 07 September 2009

Competition Still Less familiar

PT Liga Indonesia (PT LI) tries to give other colors in the competition Indonesia Super League (ISL) 2009-2010. Participating clubs are still allowed to use three foreign players. But, three of them non-Asian and two were from Asia (3 +2).


However, it seems that policy has not responded well by the clubs league contestants highest caste in the ground water. Foreign players non-Asian is still the favorite. Asian players have much ogled by contestants clubs ISL. Although, the new player registration closed on 30 September.

Eko Subekti, salah seorang agen pe­main resmi dari FIFA (Federasi Se­pak Bola Internasional), mengakui bahwa pihaknya belum bisa mendatangkan satu pun pemain Asia ke Indonesia. "Thailand is the closest country. But they still have a competition schedule until November," he said.

Owner agent ball players Indo Mandiri was inclined to recruit players from Thailand. He considered, the quality of players playing from the White Elephant Country is better than Indonesian players. In fact, these days is superior Thai Red and White squad in the match under the auspices of FIFA, the AFC (Asian Football Federation), and AFF (Asian Football Federation of South-East). Thailand is also better than Indonesia in the event multieven like SEA Games.

Onana Jules Denis, owner of the Black Pearl players agency Sport and Management, felt the same difficulty. Competition schedule almost simultaneously became the main issue. "Malaysia and Singapore still has a competition schedule until November. Hongkong instead just starting this September," said Onana.

Regulation of PT LI only allow national teams core players of each country. "If you have the core players, they will ask for another fee. It will further enhance the value of the contract," said the man who started his career in Indonesia as a player.

Eddy Syahputra, the official FIFA player agent from Ligina Nutrition, provides a range of no more than Rp 600 million. However, the lump remained. "The countries of Central Asia and the Middle East still not familiar with the competition in Indonesia. We have to have a first approach and convince them that the competition in Indonesia's okay," said Onana. (vem / diq)
Share:

Minggu, 12 April 2009

BLI Rilis Jadwal Sentralisasi LSI

VIVAnews - Badan Liga Indonesia akhirnya merilis jadwal resmi sentralisasi Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009. Sebanyak 36 pertandingan akan digelar sejak 17 April hingga 5 Mei 2009.

Ada tiga stadion di Jawa Timur yang ditunjuk BLI untuk menggelar pertandingan-pertandingan ini. Masing-masing adalah Kanjuruhan (Arema), Surajaya (Lamongan), dan Brawijaya (Kediri).

Sesuai dengan jadwal yang dirilis BLI tersebut, Kanjuruhan mendapat jatah pertandingan yang lebih banyak dari dua stadion lainnya. Markas Arema Malang itu dipercayai untuk menggelar 14 pertandingan. Sedangkan dua stadion lainnya masing-masing hanya menggelar 11 pertandingan.

"Tidak ada lagi perubahan pada jawdal ini. Saat ini kami hanya menunggu jadwal kick off masing-masing pertandingan saja. Kick off akan disesuaikan dengan jadwal siaran langsung televisi (antv)," kata Joko Driyono, Direktur Bidang Pertandingan BLI saat dihubungi VIVAnews, Sabtu, 11 April 2009.

Sentralisasi merupakan langkah yang ditempuh oleh BLI untuk menggelar pertandingan-pertandingan yang sempat tertunda selama masa kampanye legistaltif 2009 lalu. Dengan demikian, LSI tahun ini bisa selesai sesuai dengan rencana, yakni akhir Juni 2009.

Jadwal Sentralisasi LSI 2008/2009
17 April
Brawijaya
Persita vs Persijap
Kanjuruhan
Persija vs PSMS
Surajaya
Persib vs Sriwijaya FC

18 April
Brawijaya
PKT vs Persik
Surajaya
Pelita Jaya vs Persela

19 April
Kanjuruhan
Persiba vs Arema

20 April
Kanjuruhan
PSIS vs Persija
Surajaya
Persita vs Persib

21 April
Surajaya
Persela vs Deltras

22 April
Brawijaya
Persiba vs Persik
Kanjuruhan
PKT vs Arema
Surajaya
Pelita Jaya vs Persita

24 April
Surajaya
Persela vs PSM
PSIS vs Persijap

25 April
Brawijaya
Sriwijaya FC vs Persiba
PSMS vs PKT
Surajaya
Persitara vs Persib

26 April
Kanjuruhan
Arema vs Persija

27 April
Brawijaya
Persik vs Persela

28 April

Brawijaya

PSMS vs Persiba
Sriwijaya FC vs PKT
Surajaya
PSIS vs Persib

29 April
Kanjuruhan
Deltras vs Arema
Persija vs PSM

30 April
Kanjuruhan
Persijap vs Persiwa
Persita vs Persipura

1 Mei
Brawijaya
Persitara vs Sriwijaya FC
Surajaya
Persib vs PSMS

2 Mei
Brawijaya
Deltras vs Persik
Kanjuruhan
PSM vs Arema
Pelita Jaya vs Persija
Surajaya
PSIS vs Persela

3 Mei
Kanjuruhan
Persijap vs Persipura
Persita vs Persiwa

5 Mei
Brawijaya
Persik vs Persija
Kanjuruhan
Pelita Jaya vs Persib
Share:

Minggu, 15 Maret 2009

Jadwal Ulang Semua Pertandingan

BADAN Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) memilih menjadwalkan ulang kompetisi Divisi Utama Ligina 2008/2009. Hal itu terungkap pada pertemuan manajer klub-klub divisi utama dengan BLI di ruang Kahuripan, Hotel Sheraton, Surabaya, kemarin (14/3).

Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono menyatakan, keputusan tersebut harus diambil, meski Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri telah mengungkapkan bahwa Polri tidak melarang bergulirnya kompetisi sepak bola nasional. ''Memang benar, Kapolri menyerahkan ke polda masing-masing,'' paparnya.

''Tapi, lebih dari separo klub terkendala masalah izin. Jadi, daripada digelar tapi tidak efektif, lebih baik dijadwalkan ulang semua sekalian,'' lanjutnya.

Joko mengungkapkan, dengan diambilnya keputusan tersebut, jadwal divisi utama otomatis mundur. Divisi utama akan kembali dilangsungkan pada 12 April. Dengan demikian, babak reguler yang direncanakan kelar pada 25 April harus molor hingga 10 Mei. Babak delapan besar sampai final akan dilangsungkan pada pertengahan sampai akhir Mei.

''Asumsi kami mengambil jadwal pada tanggal itu karena kompetisi dilarang hanya selama kampanye. Di luar itu masih diizinkan,'' katanya.

Selain banyaknya klub yang dilarang melaksanakan kompetisi pada masa kampanye pemilihan legislatif (pileg), penundaan tersebut dilakukan karena menurut BLI, meski ditunda, divisi utama masih bisa selesai di rentang waktu yang masuk akal. Joko juga mengimbau agar insan bola tanah air berpikir positif pada keputusan polisi itu.

Dia menyatakan, sikap polisi itu bertujuan untuk memproteksi sepak bola nasional. Hasil rapat kemarin yang digarisbawahi Joko terkait dengan disepakatinya keputusan yang tidak diatur dalam manual liga. Keputusan itu adalah klub yang mendapatkan kendala perizinan harus diinfokan kepada BLI maksimal tujuh hari sebelum hari H.

''Tujuannya agar bisa dirancang skema penjadwalan ulang atau pemindahan tempat bila tidak dimungkinkan,'' ujar pria asal Ngawi, Jatim, itu.

Joko menegaskan, jika ada klub yang tidak memberitahukan mengenai izin tujuh hari sebelum hari H dan tidak ada peluang untuk dijadwalkan ulang, klub yang gagal melangsungkan laga tersebut diputuskan kalah 0-3. Tak hanya itu, kasus tersebut juga akan dibawa ke komdis (komisi disiplin) PSSI.

''Keputusan ini tidak ada dalam manual liga. Tapi, harus diambil dengan tujuan kepastian penyelenggaraan kompetisi,'' terangnya.

Dia menambahkan, nanti keputusan itu dimuat dalam manual liga. Joko menuturkan, pada rapat tertutup bagi media itu, awalnya klub-klub memang keberatan. Tapi, setelah diberi pengertian, akhirnya mereka memahami.

Sementara itu, sampai berita ini tulis, tadi malam masih berlangsung pertemuan antara PSSI, BLI, dan perwakilan klub-klub Djarum Indonesia Super League (DISL). Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Direktur BLI Andi Darussalam Tabusalla, Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono, dan Ketua Pengda PSSI Jatim Haruna Soemitro juga hadir dalam pertemuan yang dilangsungkan di tempat yang sama.

Sama seperti pertemuan dengan Divisi Utama, agenda pertemuan tersebut juga membahas penjadwal kompetisi di tengah kampanye pemilu. (nar/diq)
Share:

Minggu, 15 Februari 2009

Waswas Kena Tangkap Lagi

Penangkapan Nova Zaenal dan Bernard Mamodou oleh polisi meninggalkan trauma mendalam di benak pemain-pemain Persis. Sejumlah pemain mengaku tak bisa konsentrasi lantaran salah seorang rekan setimnya harus meringkuk di sel tahanan polisi.

Nah, sebagai bentuk rasa solidaritas itu, muncul rumor bahwa pemain tidak mau tampil menghadapi Persibo Bojonegoro di Stadion Sriwedari, Solo, besok (16/2). Sejumlah pemain yang ditemui koran ini menyatakan bakal tampil dalam laga tersebut jika Nova dilepas dari tahanan. Mereka menganggap penangkapan Nova tidak seharusnya terjadi.

''Bagaimana kami bisa tampil di lapangan sementara teman kami masih di tahanan. Kami mau bertanding jika Nova dilepaskan. Ini memang menjadi salah satu bentuk solidaritas kami kepada Nova,'' terang salah seorang pemain yang namanya tidak mau dikorankan.

Hal yang sama diungkapkan rekan setim lainnya. Selain solidaritas terhadap Nova, para pemain juga waswas penangkapan yang meninpa rekannya itu akan kembali terjadi di lapangan.

''Bagaimanapun, sepak bola dan hukum tak bisa dicampuradukkan. Kami juga meminta jaminan tak ada kejadian serupa saat kami bertanding besok,'' ujarnya.

Santernya rumor penolakan bertanding itu juga diungkapkan Wahyu Tanto, salah seorang pemain Persis. Dia mengungkapkan, rekan-rekan setimnya akan mengambil sikap terhadap penahanan Nova.

''Memang ada kabar itu. Tapi, saya juga nggak berani memastikannya dulu. Menunggu bagaimana sikap teman-teman nanti. Saya sendiri memang sulit kalau disuruh main sementara rekan kami masih ada di tahanan. Kami berharap Nova dilepas,'' ujar dia.

Sementara itu, pelatih Persis Eduard ''Edu'' Tjong menyatakan bahwa timnya tetap akan tampil besok. ''Tadi (kemarin, Red) kami sudah bicara banyak dengan pemain. Kondisinya memang tak mudah, tapi kami harus tetap tampil,'' terangnya.

Direktur Kompetisi BLI (Badan Liga Sepak Bola Indonesia) menyarankan supaya para pemain tidak terlalu berlebihan. Bentuk solidaritas diperbolehkan selama masih dalam koridor aturan PSSI.

Sementara apabila aksi mogok tersbeut dilakukan maka akan merugikan. Sebab selaian klub, para pemain juga kemungkinan akan diberi hukuman.

"Saya tak mau berandai-andai soal rencana mogok pemain, tapi sebaiknya jangan karena itu melanggar aturan PSSI dan semua tertera di sana bagamana kalau melanggarnya," bebernya.

Didesak sanksi yang bisa diberikan, Joko lagi-lagi enggan berandai-andai. Sebab BLI saat ini justru tengah konsentrasi berusah membebaskan kedua pemain Nova dan Mamadou. (sumber:jawa pos)
Share:

Selasa, 03 Februari 2009

Rekor Buruk Makin Panjang

0 Arema v Persik 1

MALANG - Arema menjalani laga perdananya di putaran kedua Djarum Indonesia Super League (DISL) dengan start buruk. Ambisinya mengukir sejarah dengan mengalahkan Persik Kediri untuk kali pertama kandas total.

Alih-alih menang, bermain di hadapan sekitar 40 ribu pendukungnya di Stadion Kanjuruhan, Malang, tadi malam (2/2), Arema justru menuai kekalahan 0-1 (0-1) dari Persik.

Pemain yang menjadi mimpi buruk bagi Arema adalah Hamka Hamzah. Mantan pemain Persija Jakarta ini membuat Persik unggul pada menit kelima.

Kekalahan Singo Edan, julukan Arema, ini melengkapi rekor buruk pertemuan dengan Macan Putih -julukan Persik-. Dari sembilan kali pertemuannya dengan tim asal kota tahu tersebut, Arema belum pernah sekalipun mencatatkan kemenangan.

Banyaknya pilar Persik yang hengkang ke klub lain tak bisa dimaksimalkan oleh Suroso dkk. "Ini merupakan hasil yang sangat mengecewakan. Permainan Arema kalah dengan Persik," kata Gusnul Yakin, pelatih Arema, usai pertandingan.

Menurutnya, meski Persik banyak ditinggal pemain pilarnya, namun materi pemain Persik masih lebih bagus jika dibandingkan dengan Arema. Persik masih menyisakan pemain-pemain berkualitas seperti Ronald Fagundes, Hamkah Hamzah, Mahyadi Panggabean, Achmad Kurniawan, dan M. Robby.

Karenanya, dia tak heran jika permainan Persik lebih bagus jika dibandingkan dengan permainan anak didiknya. "Ya inilah materi pemain yang ada," tambahnya.

Gusnul memang patut resah. Walaupun Arema pada putaran kedua ini menambah tujuh pemain baru. Namun, kualitasnya jauh dari harapan Gusnul.

Itu karena semua pemain yang direkomendasikannya tak ada yang mencapai deal dengan manajemen Arema. Leo Chitescu misalnya, pemain asal Rumania yang diharapkan mampu menjadi pengatur irama, justru malah menjadi kartu mati dalam laga malam tadi. Sehingga Leo harus diganti pada menit ke-62 oleh Hendra Ridwan.

"Mengenai pembelian Leo, tanyakan saja kepada manajemen. Jangan tanya saya. Mumpung ada Iwan (manajer Persik Iwan Budianto), tanyakan saja ke Iwan," ucap Gusnul di ruang konferensi pers.

Iwan yang persis berada di samping Gusnul spontan menjawab, sebenarnya pelatih Arema sudah sering menghubungi dirinya untuk membeli pemain tengah Persik. "Om Gusnul sudah sering berkomunikasi dengan saya untuk mengambil Danilo (Fernando) dan (Ronald) Fagundes. Namun, manajemen Arema tak pernah menindaklanjutinya," kata Iwan.

Mantan manajer Arema tersebut menerangkan, harga pemain tengah Persik sebenarnya tak mahal. "Harga Danilo atau Fagundes masih di bawah harga Pato (Patricio Morales, penyerang baru Arema asal Cile, red.)," sambung Iwan.

Berbeda dengan torehan buruk Gusnul, pelatih Persik Aji Santoso menjalani debutnya di DISL dengan baik. Aji berhasil menoreskan tiga poin di tengah kondisi Persik yang "sakit" karena hengkanyanya pemain inti mereka.

"Tim lain menambah amunisnya. Sedangkan kami justru terluka karena banyak kehilangan pemain. Tapi, pemain yang tersisa ini mau bekerja keras," ucap Aji. (fir/jpnn/diq)
Share:

Rabu, 28 Januari 2009

Spirit Menang Indonesia saat Menjamu Australia

Indonesia v Australia

JAKARTA - Lolos putaran final Piala Asia 2001 menjadi target mati bagi Indonesia. Perjuangan pun telah dimulai. Setelah meraih satu angka di kandang Oman (19/1), pasukan Merah Putih punya kesempatan untuk menambah poin saat menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, malam ini (Tayangan langsung RCTI pukul 19.30 WIB).

Australia memang bukan Oman. Sukses meraih angka dari Oman bukan jaminan Charis Yulianto bakal mengulangi sukses itu saat meladeni Australia. Namun, target menang tetap dikumandangkan. Bermain di depan publik sendiri menjadi modal penting bagi Indonesia.

''Sebagai pelatih tentu saya ingin memenangkan pertandingan besok (hari ini, red). Kalau tidak ingin memang, lebih baik saya berselimut sarung saja,'' koar Benny Dolo, pelatih Indonesia, kemarin (27/1).

Pernyataan Bendol - sapaan akrab Benny Dolo - itu cukup melegakan. Sebab, sebelumnya dia kukuh hanya memasang target seri. Padahal, publik menuntut kemenangan. Maklum, ini adalah laga perdana Indonesia di kandang sendiri. Sudah sepantasnya kalau skuad Merah Putih mengumandangkan target menang.

Bukan saja karena kemenangan akan memudahkan langkah Indonesia meraih tiket Piala Asia 2011. Di sisi lain, Australia datang tidak dengan kekuatan utama. Mereka juga masih dilanda kelelahan. Banyak pemainnya yang baru saja menyelesaikan pertandingan di kompetisi Liga Australia pada Minggu lalu (25/1).

''Untuk mewujudkan kemenangan, kami tidak boleh lenggak-lenggok saja. Kami tidak boleh meremehkan mereka. Yang pasti kami harus tampil lebih keluar,'' tegas Bendol.

Optimisme Bendol senada dengan semangat yang diusung para pemain. Sukses membawa pulang satu angka dari kandang Oman pekan lalu melambungkan kepercayaan diri punggawa Indonesia. Apalagi, kali ini mereka bakal bermain di kandang sendiri.

''Semoga saja kami bisa melewati pertandingan besok (hari ini. Red) dengan kemenangan dan saya bisa menyumbangkan gol untuk Indonesia,'' ujar Budi Sudarsono, striker Indonesia.

Di sisi lain, meski banyak mengusung muka-muka baru, kubu Australia tetap percaya diri. Mereka juga tidak jemawa dan menganggap enteng Indonesia. Pelatih Australia Pim Verbeek menyebut pertandingan ini bakal berjalan sulit. Tidak mudah menundukkan Indonesia di depan pendukungnya yang fanatik.

''Tidak ada istilah kami meremehkan mereka. Kenapa kami lebih memakai pemain-pemain ini? Saya pikir mereka merupakan pemain-pemain terbaik yang ada di kompetisi Australia,'' kata pelatih asal Belanda tersebut.

Mantan pelatih Korsel itu sangat yakin dengan kemampuan pasukannya. Karena itu, dia tidak merasa ada masalah meski mayoritas pemainnya minim pengalaman internasional dan baru saja melakoni kompetisi domestik.

'Tidak ada beban bagi kami meski tampil tanpa pemain yang bermain di Eropa. Justru ini saat bagi para pemain muda untuk menunjukkan diri,'' kata Craig Moore, kapten Australia. (fim/ca)
Share:

Sabtu, 10 Januari 2009

Putaran Kedua DISL Dibuka 24 Januari

JAKARTA - Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) menepati janjinya. Kemarin, mereka merilis revisi jadwal putaran kedua Djarum

Indonesia Super League (DISL) 2008/2009. Putaran kedua bakal digeber mulai 24 Januari, ditandai dengan bentrok Persijap Jepara kontra Persitara Jakarta Utara.

Selain partai Persijap lawan Persitara, ada tiga pertandingan lagi di bulan Januari. Yakni, duel PSIS Semarang dengan Persita Tangerang (25/1), Sriwijaya FC Palembang menjamu Pelita Jaya Jawa Barat (31/1), dan PSMS Medan bersua PSIS Semarang (31/1). Selebihnya, pertandingan dipadatkan pada Februari hingga Mei.

Sementara akhir kompetisi tidak bergeser dari rencana awal. Yakni, berakhir pada 13 Juni 2009. ''Tidak ada alasan bagi klub untuk mengeluh. Sebab, akhir kompetisi tetap berakhir seperti rencana awal,'' kata Joko Driyono, direktur kompetisi BLI, kepada Jawa Pos kemarin. (fim/ca)
Share:

Jumat, 09 Januari 2009

Butuh Tambahan Pemain Depan

KEDIRI - Persik Kediri mulai merasa kekurangan pemain. Salah satu posisi yang sangat membutuhkan suntikan tenaga baru adalah penyerang.

Itu disebabkan stok barisan penggempur Macan Putih, julukan Persik, hanya menyisakan Saktiawan Sinaga dan Yongki Aribowo. Dua penyerang lainnya, Christian Gonzalez dan Budi Sudarsono, tak lagi membela tim dua kali juara Liga Indonesia (Ligina) tersebut pada putaran II Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/2009.

Gonzalez dilarang oleh Komisi Disiplin Badan Liga Sepak Bola Indonesia (Komdis BLI) tampil di pentas sepak bola Indonesia selama satu tahun karena dianggap memukul pemain PSMS Medan. Sedangkan Budi sudah hengkang ke Sriwijaya FC Palembang dengan status pinjaman.

"Sakti-Yongki sudah lumayan (penampilannya, Red). Tapi, stok striker yang kurang," jelas pelatih Persik Aji Santoso yang ditemui setelah laga uji coba Persik melawan Persik U-21 Rabu lalu (7/1) di Stadion Brawijaya.

Menurut dia, penampilan duet lini depan baru Persik tersebut saat uji coba relatif meyakinkan. Sakti maupun Yongki mampu menciptakan banyak peluang. Keduanya juga menyumbangkan satu gol pada pertandingan uji coba yang berakhir dengan keunggulan 3-0 untuk Persik tersebut.

Namun, sebagus apa pun keduanya, pelatih pengganti Arcan Iurie -yang kini menangani Persebaya Surabaya- tersebut tak mungkin memainkannya di kompetisi. ''Nggak mungkin mereka saya mainkan terus. Apalagi pada dua kompetisi mendatang," paparnya sambil tersenyum.

Karena itulah, Aji menginginkan ada back up bagi keduanya. Karena itu, Persik dinilainya perlu merekrut pemain, khususnya untuk lini depan.

Pelatih yang sukses membawa kesebelasan Jatim mendulang emas di ajang PON XVII Kaltim 2008 tersebut berencana merekrut paling tidak satu pemain untuk ditempatkan di lini depan.

Aji menyatakan sudah memiliki beberapa nama untuk menemani Sakti dan Yongki. Namun, pelatih yang pernah memperkuat Persebaya ketika menjadi pemain tersebut masih enggan memberitahukan ke media. (ik/fud/jpnn/diq)
Share:

Cristiano Ronaldo Kecelakaan, Mobil Tabrak Tembok Terowongan

MANCHESTER - Bintang Manchester United (MU) Cristiano Ronaldo sedang ditimpa musibah. Saat berangkat menuju ke tempat latihan MU di Carrington, pemain timnas Portugal berusia 23 tahun itu mengalami kecelakaan hebat. Mobil Ferrari 599 GTB yang dikendarainya menabrak tembok terowongan dua lajur Wilmslow Road, dekat Manchester Airport, sekitar pukul 10.20 kemarin waktu setempat.

Untung, Ronaldo bisa keluar dari mobil seharga GBP 200 ribu (sekitar Rp 3,25 miliar) itu tanpa cedera. Padahal, bumpernya hancur lebur dan kap mesin rusak berat. Kaca depan mobil yang mampu melesat hingga 320 km per jam itu juga pecah. Puing-puing mobil berserakan sepanjang jalan. Bahkan, ban sebelah kiri terlempar beberapa meter.

''Mobil Ferrari itu tiba-tiba mengarah ke tembok pembatas. Setelah tabrakan, Ronaldo keluar dari mobil yang nyaris hancur,'' tutur Jody Lomax, saksi mata, kepada BBC kemarin.

''Saya sendiri sangat terkejut. Tapi, dia (Ronaldo) keluar dari sebelah kiri tanpa cedera, hanya sedikit terguncang,'' lanjutnya. Ya, mobil Ferrari yang dikendarai Ronaldo memang menggunakan setir kiri. Berbeda dengan negara Eropa yang lain, di Inggris menggunakan setir kanan dan mobil berjalan di kiri.

Di tempat kejadian, Ronaldo sempat diminta polisi menjalani tes napas. Hasilnya negatif alias tidak ada bau alkohol. Tapi, pesepak bola terbaik Eropa itu masih harus menjalani sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Tapi, yang jelas, terowongan mulus itu memang dikenal selalu merangsang pengemudi untuk memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Saat kecelakaan, penjaga gawang Manchester United Edwin van der Sar hanya beberapa menit di belakang Ronaldo mengendarai Bentley. Kemudian, Ronaldo menumpang mobil Van der Sar menuju tempat latihan MU.

Ronaldo terlihat tak begitu risau dengan kecelakaan itu. Maklum, gajinya selama dua pekan sudah cukup untuk membeli Ferrari baru. Sebenarnya mobil sport yang mampu melesat hingga 320 km per jam itu baru dua hari didatangkan dari Portugal ke Inggris. Tapi, dasar apes, baru digunakan dua hari sudah menabrak. Selain Ferrari 599 GTB, Ronaldo mepunyai Bentley Continental GTC, dua Porsche Cayennes, Porsche 911, dan BMW M6.

Malamnya, saat MU dikalahkan Derby County 1-0 dalam first leg semifinal Carling Cup, Ronaldo menjadi pemain pengganti. ''Pagi tadi (kemarin) dia memang terlibat kecelakaan, tapi tak ada kendaraan lain yang terlibat,'' tutur Jubir Manchester United seperti dilansir Daily Mail. ''Dia tak cedera dan sudah berlatih seperti biasa,'' tambahnya. (BBC/oki)
Share:

Rabu, 07 Januari 2009

Persikota Resmi Mudur

TANGERANG - Kompetisi Divisi Utama musim 2008/2009 kehilangan peserta. Sebab, Persikota Tangerang resmi melayangkan surat pengunduran diri dari ingar-bingar kompetisi kepada PSSI kemarin (6/1).

Sekretaris Umum Persikota Sahril mengatakan, surat resmi pengunduran diri Persikota itu dikirim melalui faksimile yang ditujukan langsung kepada PSSI kemarin pagi. Isinya, tim berjuluk Bayi Ajaib tersebut mundur pada putaran kedua kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2008/2009.

"Itu sudah menjadi keputusan Ketua Umum Persikota H Wahidin Halim. Keputusan tersebut terpaksa dilakukan karena persoalan pendanaan. Apalagi, sekarang APBD sudah tidak boleh digunakan untuk sepak bola," ujar pria yang dipercaya menjadi manajer untuk menggantikan Dasuki kepada Satelit News (Jawa Pos Group) tersebut.

Praktis, mundurnya Persikota itu menjadi kabar buruk buat para pencinta tim Kuning Biru. Sebab, masyarakat Kota Tangerang, terutama laskar Benteng Mania Fans Club (BMFC), tidak akan lagi menyaksikan tim kebanggaannya berlaga.

Kabar mundurnya Persikota tersebut langsung tercium oleh para pemain. Bahkan, setelah surat itu dikirim, 16 pemain ramai-ramai mendatangi Sahril untuk menagih hak yang belum dibayar. Sayang, usaha para pemain tersebut sia-sia. Sebab, orang yang mereka cari tidak bisa dihubungi.

Sementara itu, Direktur Kompetisi Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) Joko Driyono membenarkan perihal pengunduran diri Persikota. Tapi, dia menjelaskan bahwa hal tersebut masih dibahas di lingkup PSSI.

"BLI masih membahas masalah itu (mundurnya Persikota, Red). Sebab, bagaimanapun, hal tersebut akan berpengaruh dengan jadwal Divisi Utama putaran kedua yang sudah ditetapkan," paparnya saat dihubungi.

Jika benar-benar mundur, lanjut Joko, Persikota bakal turun dua tingkat ke Divisi II musim depan. Selain itu, Persikota harus membayar denda yang nominalnya bisa mencapai Rp 200 juta-Rp 300 juta. Kalau denda itu tidak dibayar, Persikota tidak bisa ikut di semua kompetisi PSSI.

"BLI masih menerima Persikota untuk mencabut surat pengunduran mereka satu minggu sebelum kompetisi putaran kedua dimulai. Sebab, jadwal bakal diubah akhir Januari ini," tegas Joko. (deddy/jpnn/diq)
Share: