Jumat, 09 Januari 2009

Bank BUMN Danai Satelit Telkom

JAKARTA - Sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus digalang. Kali ini, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk menggandeng bank-bank pelat merah untuk pendanaan proyek Satelit Telkom-3.

Direktur Utama PT Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, pihaknya sudah mendapat komitmen pinjaman sindikasi dari sejumlah bank BUMN. Yakni Bank BRI, Bank Mandiri, dan BNI. ''Itu bank tradisional yang kasih sindikasi,'' ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN kemarin (8/1).

Menurut Rinaldi, dari total kebutuhan pendanaan Satelit Telkom-3 yang mencapai USD 200 juta, sekitar 30 persen atau USD 60 juta diantaranya diperoleh dari pinjaman perbankan. Telkom-3 sendiri merupakan satelit berkapasitas 48 unit transponder yang dijadwalkan dapat diluncurkan pada 2011. Saat ini, Telkom tengah merampungkan proses tender pengerjaan satelit tersebut.

Empat perusahaan yang ikut tender adalah Loral Space System (AS), Orbital Science (AS), Retchesnev (Rusia), dan Thales Alenia Space (Prancis).

Menurut Rinaldi, dari empat perusahaan tersebut, saat ini sudah mengerucut menjadi dua perusahaan. Namun, ketika dimintai konfirmasi terkait kabar yang menyebut bahwa pemenang tender adalah Retchesnev (Rusia), Rinaldi enggan menjawab. ''Belum bisa dikasih tahu sekarang, tunggu saja,'' ucapnya.

Rinaldi menambahkan, dari 48 transponder satelit Telkom-3, sekitar 14 transponder akan dikomersialkan, sedangkan 24 unit lainnya akan digunakan untuk menambah kapasitas layanan Telkom.

Sebelum ini, Telkom telah mengoperasikan satelit Telkom-2 dengan nilai investasi USD 150 juta pada 12 November 2005. Satelit tersebut diluncurkan oleh roket Ariane-5 milik perusahaan ArianeSpace di Guyana, Prancis.(owi/bas)
Share:

0 komentar: