Semiloka Pendidikan dalam rangka program Untukmu Guruku 2009 melibatkan guru-guru terpilih sebagai instruktur. Dalam kegiatan tersebut, mereka diberi kesempatan membagikan ilmu kepada para peserta semiloka. ''Masing-masing semiloka dibimbing 20 instruktur,'' kata Ruddy Winarko, ketua panitia Semiloka Pendidikan Program Untukmu Guruku 2009.
Dengan demikian, untuk empat bidang semiloka, disiapkan 80 guru untuk menjadi instruktur. Ke-80 guru itu akan membimbing peserta pada tiap gelombang semiloka secara terus-menerus, tidak lagi ganti instruktur per gelombang. ''Dulu, tiap gelombang, instrukturnya beda,'' ujarnya.
Dia menegaskan, instruktur yang kali ini dipilih adalah guru-guru yang benar-benar berkredibilitas tinggi dan berkualitas mumpuni sesuai bidang yang ditangani. ''Kami juga tidak menerapkan sistem gantian lagi supaya ilmu yang diperoleh peserta sama baiknya,'' tambahnya.
Menurut Ruddy, sistem baru dalam semiloka kali ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada peserta. Karena itu, sebelum memberikan pengarahan kepada peserta, para instruktur lebih dulu diberi materi dan panduan oleh narasumber tentang hal-hal yang harus disampaikan kepada peserta. ''Salah satu tugas instruktur kan membantu menerjemahkan materi yang diberikan narasumber,'' terangnya.
Dalam semiloka nanti, tiap instruktur dipercaya membimbing satu kelas yang terdiri atas 25 peserta. Itu juga kebijakan baru. Tahun lalu, tiap kelas ditangani dua instruktur. ''Dengan seorang instruktur, pelaksanaan semiloka akan lebih efektif,'' katanya.
Dia menuturkan, seorang instruktur bisa memberikan penjelasan tentang materi, pertanyaan, hingga bimbingan pelatihan membuat karya sesuai bidang semiloka.
Namun, Ruddy belum bisa memastikan siapa saja yang akan menjadi instruktur. Saat ini, lanjut dia, Dispendik telah menyiapkan daftar nama guru yang menjadi kandidat instruktur. ''Meski begitu, guru lain yang belum terdaftar tetap berpeluang menjadi calon instruktur,'' ungkapnya.
Asalkan, kata dia, guru tersebut memiliki kemampuan lebih dan berkualitas sesuai bidang semiloka. ''Mungkin ada guru yang tidak termonitor oleh kami. Padahal, guru tersebut punya kemampuan lebih dan berkualitas. Guru yang seperti itu bisa memberitahukan diri ke Dispendik,'' ujarnya.
Menjadi seorang instruktur dalam Semiloka Pendidikan Program Untukmu Guruku 2009, kata Ruddy, punya manfaat cukup besar. Selain bisa menularkan ilmu yang bermanfaat kepada guru lain, mereka memperoleh sertifikat. Bukti tertulis itu dapat digunakan sebagai bahan portofolio dalam sertifikasi dan kenaikan pangkat. (may/soe)






0 komentar:
Posting Komentar