JAKARTA - Aksi PKS menggalang ratusan ribu orang saat demo anti-Israel menarik perhatian Inggris. Kemarin (8/1), Dubes Inggris Marthin Hatfull menemui Presiden PKS Tifatul Sembiring.
Dalam pertemuan di Markas PKS, Jalan Mampang, Jakarta Selatan, tersebut, Marthin didampingi Atase Politik Kedubes Inggris Julia Nolan. Dalam pertemuan tertutup itu, ikut dibicarakan agenda-agenda politik PKS. Tak terkecuali, posisi PKS dalam menyikapi isu Palestina.
Kepada wartawan usai pertemuan, Tifatul menyampaikan bahwa dirinya dan Marthin telah membuat komitmen untuk mendorong penghentian perseteruan antara Israel dengan Hamas, Palestina, di Jalur Gaza.
''Kami membuat kesepakatan bahwa perang ini harus dihentikan. Beliau (Marthin Hatfull, Red) sudah setuju. Saya juga berharap Inggris bisa lebih proaktif menyerukan stop perang,'' tegas Tifatul.
Menurut dia, penghentian perang tersebut harus diiringi penghentian blokade terhadap rakyat Palestina. ''Dulu memang ada gencatan senjata. Tapi, kalau akses tetap ditutup Israel, secara tidak langsung menyuruh orang Palestina mati pelan-pelan,'' ujarnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya peran Presiden SBY sebagai kepala negara untuk ikut mendorong perdamaian di Palestina. Rakyat Palestina yang menjadi korban akibat bombardir Israel, kata dia, sudah terlalu banyak.
Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. ''Mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid juga sudah berkeliling dunia untuk melobi para pemimpin di negara Arab agar membantu perdamaian di Gaza,'' ungkapnya. (pri)






0 komentar:
Posting Komentar